Kamis, 17 Januari 2013

Tidak Perlu Kaya Dulu, untuk menjadi Enterpreneur



Menjadi Entrepreneur adalah Pilihan Karir, bukan Pilihan Akhir. Entrepreneur dibayar karena mereka layak dibayar, mereka dibayar karena menjadi solusi dari masalah orang lain.
Titel seorang entrepreneur dibeli dgn usaha,pengorbanan dan kerja cerdas, bukan dibeli dengan GENGSI. Diawal karir seorang Entrepreneur tidak perlu malu tidak punya uang, tidak harus kaya dulu baru jadi Entrepreneur. Tidak punya uang adalah masalah ekonomi, tapi miskin adalah masalah mental. Solusi masalah ekonomi seorang entrepreneur adl dgn menyediakan solusi bagi masalah org lain.



Tidak ada waktu yg tepat untuk mulai membangun karir jd seorang entreprenur, tidak perlu tunggu tabungan banyak dulu baru memulai. Tidak perlu menunggu sebentar lagi pensiun baru memulai karir jadi entrepreneur. Menjadi seorang entrepreneur adalah menjadi solusi bagi masalah orang lain, bukan sekedar cari untung. Dimana ada kemauan disitulah ada jalan, tidak ada waktu bukanlah alasan untuk memulai karir entrepreneur. Mulailah ber-entrepreneur maka anda akan memiliki banyak waktu.
Singkat - Jelas - Padat, kalo kebanyakan tar muntah hehee semoga bermanfaat dalam menginspirasi semakin banyak orang untuk beralih jadi entrepreneur untuk menyelesaikan masalah ekonomi bangsa ini.
Seperti halnnya Mahasiswi STAI PTDII yang melaksanakan praktek enterpreuner pada tanggal 6 Januari 2013, minggu besok dihari persiapan demi Persian telah dilakukannya, yang diketuai oleh Saudari Marya Qibtiyah yang masih tingkat 1 atau masih dalam tingkat 1 semester, bukan hanya itu kegiatan entrepreneur yang ingin dilaksanakan bukan sekedar praktek semata melainkan untuk menambah daya kreatifitas hingga keberanian untuk mengutarakan apreasiasinya dalam kegiatan tersebut. Kegiatan atau usaha yang akan dilaksanakan diberinama “ZHY” Zahrotil Hayati atau dalam bahasa Indonesia yang berarti bunga kehidupan, bukan hanya sekedar bunga. Bentuk bunga disini sama halnya dengan bentuk bunga pada umumnya, namun yang lebih menarik adalah bahan pembuat bunga menggunakan Sabun mandi yang beraneka ragam warna serta wangi.
Cara pembuatan bunga tersebut perlu dibuat dengan tangan – tangan ahli hingga penuh kesabaran tentunya, selain itu cara memasarkan bunga tersebut harus menyakinkan konsumen agar tertarik untuk membelinya hingga dapat menyukainya, marketing itu penting bagi seorang enterprenaur karena marketing yang mati otomatis secara praktik enterprenaur yang ingin dijalankan terhambat, bahkan tidak dipercaya oleh konsumen yang hendak memperhatikan kegiatan tersebut yang diajukan. bukan hanya marketing pemapilan serta tingkah laku pun harus dilkasnakannya karena agar terlihat sopan hingga dapat menyedot perhatian konsumen, hal yang terpenting dari kegiatan tersebut adalah memupuk keberanian mengesplor sejak dini, Agar usaha yang diinginkan tercapai.[]MZ_matasiswa.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar