Kamis, 17 Januari 2013

Cassava "Singkong", king of Food


Singkong, sering kali diartikan sebagai pelepah kayu yang hanya bisa direbus saja, sehingga singkong dapat dijumpai diberbagai pedesaan atau ditempat perkebunan hingga persawahaan, namun pohon singkong terancam tergusur dengan adanya pembangaunan yang meningkat disetiap tahunnya. Bukan hanya itu singkong merupakan bahan pengganti karbohidrat atau pengganti nasi, sehingga membuat kenyang ketika dikomsumsi. Singkong juga dapat diolah sebagai bermacam – macam makanan seperti.
- Kolak Singkong



- Sup Singkong
- Keripik singkong aneka rasa
- Getuk Singkong
- Gorengan
- Singkong Bakar
- Singkong Rebus
- Singkong Ragi (Tape)
- Tiwul Singkong
- Singkong Keju
- Seredek
- Kerupuk Singkong
- Tela – tela
- Roti Singkong
- Bolu Singkong
- Nasi Singkong
- Bolu Singkong
- Embal Maluku
- Singkong Balado
- Combro
- Misro
- Klepon
- Cake Singkong
- Kroket Singkong
- Brownies Singkong
- Dll.
Bukan hanya buah yang bermanfaat melainkan seperti daun hingga batangnya,seperti halnya daun singkong dapat diolah menjadi sayur singkong. Lalapan, pecel, ketprak, gado – gado, sayur padang, urap dll, namun batang singkong berfungsi sebagai penyanggah pagar bahkan dapat diolah atau ditanam kembali. Bukan hanya itu singkong banyak mengandung manfaat untuk kesehatan seperti berikut :
Singkong ternyata memiliki manfaat beragam untuk kesehatan kita. Silakan Anda simak manfaatnya di bawah ini:
1. Singkong baik untuk diet rendah kalori Anda.
Mengapa begitu? Ini karena singkong merupakan bahan makanan dengan kandungan karbohidrat yang lebih rendah dari nasi dan roti, dengan kandungan serat yang tinggi sehingga membuat perut tetap terasa kenyang dalam waktu yang lama.

2. Singkong baik untuk kesehatan pencernaan Anda
Singkong merupakan umbi yang banyak sekali mengandung Insoluble Fiber atau Serat yang Tidak Larut dalam Air. Serat jenis ini berfungsi memperlancar proses buang air besar, serta mampu nyerap dan membuang toksin dalam usus, sehingga pencernaan Anda menjadi sehat.
3. Manfaat Singkong menurut Prof. Hembing Wijayakusuma, pakar tanaman obat
Menurut beliau, efek farmakologis dari singkong adalah sebagai antioksidan, antikanker, antitumor, dan menambah napsu makan. Bagian yang umum dipakai pada tanaman ini adalah daun dan umbi.
Umbi singkong memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, dan amilum. Daun mengandung vitamin A, B1 dan C, kalsium, kalori, forfor, protein, lemak, hidrat arang, dan zat besi. Sementara kulit batang, mengandung tannin, enzim peroksidase, glikosida, dan kalsium oksalat. Selain sebagai makanan, tanaman singkong memiliki berbagai khasiat sebagai obat. Di antaranya obat rematik, sakit kepala, demam, luka, diare, cacingan, disentri, rabun senja, beri-beri, dan bisa meningkatkan stamina.
Mengatasi rematik bisa dilakukan dengan pemakaian dalam dan pemakaian luar.
Pada pemakaian luar, sebanyak lima lembar daun singkong, 15 gram jahe merah, dan kapur sirih secukupnya, dihaluskan dan ditambahkan air secukupnya. Setelah diaduk, ramuan dioleskan pada bagian tubuh yang sakit. Pada pemakaian dalam, 100 gram batang singkong, satu batang sereh, dan 15 gram jahe direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu, disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari. Mengatasi sakit kepala, daun singkong ditumbuk lalu digunakan untuk kompres. Sebagai obat demam, 60 gram batang pohon singkong, 30 gram jali yang telah direndam hingga lembut direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Ramuan disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari. Mengatasi luka bernanah, batang singkong segar ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit. Untuk luka garukan, singkong diparut lalu ditempelkan pada bagian yang sakit dan diperban. Obat luka karena terkena benda panas, singkong diparut lalu diperas. Airnya didiamkan beberapa saat hingga patinya mengendap, lalu patinya dioleskan pada bagian yang luka. Mengatasi diare, tujuh lembar daun singkong direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari. Obat cacingan, 60 gram kulit batang singkong dan 30 gram daun ketepeng cina direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Lalu disaring dan diminum airnya menjelang tidur. Mengatasi beri-beri, 200 gram daun singkong dimakan sebagai lalap.
Untuk meningkatkan stamina, 100 gram singkong, 25 gram kencur, dan lima butir angco (kurma merah, beli di toko obat/makanan china) yang telah dibuang bijinya, diblender dengan menambahkan air secukupnya. Lalu tambahkan madu dan diminum.
Makanan kampung yang tergolong sukses serta banyak manfaatnya sehingga tersebar diberbagai kota seperti Jakarta, Bandung, dan kota lainya. Bukan hanya itu singkong sudah masuk dalam Restorant, Warteg, hingga masuk kedalam Rumah makanan padang.[]MZ_matasiswa.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar