Kamis, 09 Januari 2014

Mengkais Rezeki dengan Abu Gosok


Foto: Mengkais Rezeki dengan Abu Gosok

Abu gosok merupakan limbah pembakaran atau abu dari tumbuhan, biasanya berasal dari sekam padi. Abu gosok banyak digunakan untuk mencuci alat-alat rumah tangga, terutama untuk menghilangkan noda hitam pada bagian bawah panci atau wajan. Hal ini dimungkinkan karena abu gosok mengandung kalium, zat yang terkandung dalam sabun cair.

Namun tak dapat dipungkiri bahwa abu gosok dapat memutarkan uang dalam kehidupan sehari - hari seperti sebut saja pak tarmo 36 tahun yang sudah berjualan abu gosok selama 10 tahun lebih, pengalaman hingga lika liku cobaan telah dihadapinya dengan sabar.

Banyak dari sebagian manusia yang melihat penjual abu gosok tersebut dipandang sebelah mata, namun tak satu pun manusia mempungkiri bahwa penjual abu gosok tresebut dapat menyekolakan anak - anaknya hingga sarjana. Maka dari itu sikap dan perilaku positif terhadap seorang yang tak mampu sangatlah penting. Karena ketahui bersama bahwa semua yang ada di dunia ini seperti Alam, Benda, Hewan bahkan jabatan sekalipun adalah titipan yang Maha Kuasa yakni Sang Kholiq.

" terkadang penghasilan saya sanagtlah minin, bahkan tak dapat uang seperserpun , namun dikala itu terjadi kejadian yang tak terduga yakni mendapatkan uang dari saya telah menolong anak kecil dijalan untuk menyebrang, tak disangka anakkecil itu anak orang kaya. maka dikasihlah saya beberapa uang berwarna merah dengan pandangan yang ikhlas saya sangat ingat akan kejadian tersebut". Ujar Pak Tarno Pedagang Abu Gosok keliling kampung.[]MZ
Abu gosok merupakan limbah pembakaran atau abu dari tumbuhan, biasanya berasal dari sekam padi. Abu gosok banyak digunakan untuk mencuci alat-alat rumah tangga, terutama untuk menghilangkan noda hitam pada bagian bawah panci atau wajan. Hal ini dimungkinkan karena abu gosok mengandung kalium, zat yang terkandung dalam sabun cair.

Namun tak dapat dipungkiri bahwa abu gosok dapat memutarkan uang dalam kehidupan sehari - hari seperti sebut saja pak tarmo 36 tahun yang sudah berjualan abu gosok selama 10 tahun lebih, pengalaman hingga lika liku cobaan telah dihadapinya dengan sabar.

Banyak dari sebagian manusia yang melihat penjual abu gosok tersebut dipandang sebelah mata, namun tak satu pun manusia mempungkiri bahwa penjual abu gosok tresebut dapat menyekolakan anak - anaknya hingga sarjana. Maka dari itu sikap dan perilaku positif terhadap seorang yang tak mampu sangatlah penting. Karena ketahui bersama bahwa semua yang ada di dunia ini seperti Alam, Benda, Hewan bahkan jabatan sekalipun adalah titipan yang Maha Kuasa yakni Sang Kholiq.

" terkadang penghasilan saya sanagtlah minin, bahkan tak dapat uang seperserpun , namun dikala itu terjadi kejadian yang tak terduga yakni mendapatkan uang dari saya telah menolong anak kecil dijalan untuk menyebrang, tak disangka anakkecil itu anak orang kaya. maka dikasihlah saya beberapa uang berwarna merah dengan pandangan yang ikhlas saya sangat ingat akan kejadian tersebut". Ujar Pak Tarno Pedagang Abu Gosok keliling kampung.[]MZ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar