Sabtu, 31 Agustus 2013

Aqiqah Untuk Putra Tercinta



Gorda, Lubang Buaya Jakarta Timur. Ditengah era globalisasi saat ini yang begitu gencarnya kebudayaan jahiliyah mengikis habis menggusur nilai - nilai robbani dengan dalih kemajuan dan kemoderatan sehingga umat Islam banyak yang tertipu dan terpedaya.

Hal ini dapat terlihat dari kenyataan hidup sehari - hari begitu banyak kejahiliyahan di sekeliling kita, baik dalam kehidupan rumah tangga, bermasyarakat yang lebih luas lagi.


Dalam keadaan seperti ini, sulit menemukan suasana Islami kecuali oleh karena masyarakat komitmen dengan ajaran Islam, Sunah - sunah Rasululah sudah jarang dilaksanakan tidak sedikit yang kurang/tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah. Dalam hal ini adalah salah satunya Sunnah Aqiqah.

Mengenai Ibadah Sunah Aqiqah, bahwa tidak sedikit yang memcoba untuk menjalaninya, seperti halnya sebut saja Keluarga dari Bapak Arif Efendi dan Ibu Atik Pratiwi yang melaksanakan Aqiqah untuk Putra Pertamanya yang bertepatan pada Tanggal 31 Agustus 2013 sehingga berjalan dengan lancar, Aqiqah tersebut ditunjukan untuk putra pertama mereka yakni " Muhammad Farhan Al-Khazini ".

Apa pentingnya Aqiqah, Apabila memiliki barang dan bisa mendatangkan manfaat serta bangga memilikinya, namun barang tersebut tergadai, bagaimana sikap kita terhadap barang tersebut ? tentunya berusaha semaksimal mungkin untuk menebusnya, begitu pula aqiqah karena dia adalah upaya menebus anak kita yang masih tergadai. Rasulullah SWT, Bersabda. " setiap anak tergadai dengan aqiqah ia disembelihkan binatang pada hari ketujuh dari kelahirannya, diberi nama dan dicukur kepalanya" (HR, Tirmidzi, Ibnu Majah dari Samirah ).

Peyembelihan untul Laki - laki dua ekor kambing dan untuk anak perempuan satu ekor kambing. namun ada yang memperbolehkan anak laki - laki cukup satu ekor saja, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Ibnu Abbas RA. Bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW telah mengaqiqahkan Al - Hasan dan Al - Husain satu kambing satu kambing.

Disamping itu aqiqah merupakan realisasi rasa syukur kita atas anugerah sekaligus amanah yang diberikan Allah kepada kita Rasulullah SAW Bersabda " Barang siapa yang menghidupkan sunnahku disaat kerusakan pada umatku maka baginya pahala mati syahid (Al - Hadits ). Dan juga banyak manfaat yang lainnya misalnya untuk mempererat silaturahmi serta ikatan sosial dengan para tetangga, kerabat, fakir miskin dan lain - lain. Oleh karena itu mari sadari bersama - sama untuk menghidupkan sunnah ini.[]MZ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar