Senin, 18 April 2016

Pentingnya Pembinaan Baca Tulis al-Qur'an di Usia Dini












Pembinaan Baca-Tulis al-Qur’an atau sering disingkat BTQ, pada masa sekarang sangat diperlukan, apalagi untuk anak usia Sekolah Dasar, TK, Hingga PAUD. Berdasarkan pada penelitian yang dilakukan oleh lembaga-lembaga penelitian menyebutkan hasilyang memprihatinkan, semakin tahun bukan semakin maju dan berkembang tapi justru makin terpuruk kemampuan Baca-Tulis al-Qur’an anak usia sekolah. 

Padahal mereka adalah generasi penerus agama Islam sekaligus penerus bangsa.Dari fenomena tersebut,. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program BTQ dilakukan dengan cara belajar siswa aktif atau active-learning, dimana model pembelajaran yang digunakan dalam kelas memposisikan siswa sebagai subjek (student-center), dan guru sebagai pembimbing, dalam prosesnya, siswa dikelompokan berdasarkan kemampuan BTQ, yaitu kelompok belum bisa membaca, kelompok yang sudah bisa membaca tapi belum lancar dan kelompok yang sudah lancar membaca,setiap kelompok menggunakan metode yang berbeda, diantaranya ; Metode Iqra’, dan metode Qiro’ati. Peningkatan kemampuan Baca-Tulis al-Qur’an siswa dengan BTQ dikategorikan berhasil, terlihat dari siswa yang sebelumnya sama sekali tidak bisa Baca-Tulis al-Qur’an menjadi bisa, siswa yang sudah bisa Baca-Tulis al-Qur’an tapi belum lancar setelah mengikuti BTQ menjadi lancar dan siswa yang sebelumnya sudah lancar, menjadi mahir membaca al-Qur’an. Seperti Halnya sebut saja Bimbingan Belajar Baca Tulis Qur’an (BTQ) – Issam, yang beralamatkan di Jalan Gandaria III Pekayon Pasar Rebo Jakarta. Nama Issam diambil dari makna “Orang sukses dengan usahanya sendiri” maksudnya ketika ingin memulai suatu usaha harus melihat kemampuan yang dimiliki, karena ketika terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat tidak canggung serta dapat menumbuhkan sikap percaya diri.[]mss

Tidak ada komentar:

Posting Komentar